Odoo eCommerce vs Magento

  • admin1 |
  • eCommerce |
  • May 04, 2020 |

Sekarang, tidak ada toko yang terkenal tanpa kehadiran online-nya. Setiap bisnis telah memahami pentingnya menjaga wajah online untuk menarik pelanggan. Alasan utama di balik tren e-commerce yang meningkat ini adalah kenyamanan berbelanja 24x7. Baik siang maupun malam, mereka mendapatkan akses ke berbagai hal secara online. Selain itu, pelanggan mendapatkan penawaran terbaik di web.

Dengan tren e-commerce saat ini, ada peningkatan dalam aplikasi perangkat lunak e-commerce di pasar. Jika Anda mencari perangkat lunak e-commerce terbaik, Anda akan berakhir dengan banyak pilihan seperti Odoo e-Commerce, Magento, Shopify, BigCommerce, OpenCart, dan banyak lainnya.

Memilih aplikasi eCommerce terbaik sedikit lebih rumit karena melibatkan banyak pertimbangan dalam hal harga, fitur, skalabilitas, keramahan pengguna, dan banyak lainnya. Namun, untuk memastikan pertumbuhan penjualan eCommerce yang besar, anda harus mempertimbangkan elemen-elemen berikut

  1. SEO Friendly

  2. Mobile Friendly

  3. Fitur Keamanan

  4. Skalabilitas Platform

  5. Product Management System

  6. Order Management System

  7. Return Management System

  8. Integrasi Multi-channel

  9. Opsi Multi-payment

Odoo vs Magento

Ketika melihat software e-commerce, Magento memang rajanya. Aplikasi ini langsung memasuki pasar e-commerce dengan pesonanya sendiri. Magento datang dengan desain yang indah dan fungsional untuk mendapatkan pelanggan.

Salah satu entri yang harus diperhitungkan adalah Odoo ERP. Sementara Magento dan aplikasi e-commerce lainnya berkonsentrasi pada framework front-end mereka, Odoo muncul dengan jenis manajemen bisnis terintegrasi untuk mengelola toko online.

Odoo sendiri adalah aplikasi mandiri dalam bisnis untuk mengelola penjualan, customers, pembelian, accounting, inventory, marketing, dan sebagainya. Sangat bagus jika dijadikan proses backend perusahaan anda. Dari proses CRM hingga mengonfirmasi pesanan penjualannya dan pengiriman barang tepat waktu, semuanya menjadi mudah secara otomatis dengan Odoo. Seseorang tidak perlu bergantung pada aplikasi mandiri untuk mengetahui pembaruan stok, jumlah produk on hand, atau pergerakan barang. Dengan Odoo semuanya dikoordinasikan dan diinisiasi secara real-time.

Magento hanya mendukung backend untuk fungsi berbasis e-commerce seperti manajemen pesanan dan katalog. Namun, untuk mengelola inventory, accounting, atau pembelian perusahaan, para pengguna harus membeli ekstensi Magento dengan harga yang cukup mahal. Namun, Odoo menawarkannya dengan harga lebih murah. Ini menjadikan Odoo aplikasi pocket-friendly dibandingkan dengan Magento. Banyak bisnis mulai dari usaha kecil menengah hingga besar secara signifikan telah mendapat manfaat dari Odoo.

Odoo vs Magento: Feature comparison

PRODUCT MANAGEMENT

Catalog Management

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

Configurable products

Yes

Yes

Product Inline Page Builder

No

Yes

Product Inline Page Builder

Yes

Yes

Digital Products

Yes

Yes

Product reviews

Yes

Yes

Recurring Products(subscriptions)

Via extension 

Yes

 

Inventory Management

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

Barcode Support

Via extension

Yes

Product Demand Forecasting

Yes

Yes

Stock On Hand

Yes

Yes

Stock Available

Yes

Yes

Supply chain

Via extension

Yes

Return/Exchange Managemen

Yes

Yes

Shipment Tracking

Yes

Yes

Backorders Management

Via extension

Yes

Multiple Warehouses 

Yes

Yes

Purchase Management

Via extension

Yes

Inventory Reports

Yes

Yes

DESIGN

General

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

WYSIWYG Editor

Yes

Yes

Drag & Drop Page Builder (Building Blocks)

No

Yes

Responsive Web Design

Yes

Yes

Auto-Generated Sitemaps

Yes

Yes

Customizable HTML/CSS

Yes

Yes

 

eCommerce Usability

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

Breadcrumb Navigation

Yes

Yes

Site Search Engine

Yes

Yes

Sorting of Search Results

Yes

Add-on

 

Product 

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

Multiple Pictures per Product

Yes 

Yes 

Bulk Image Upload

Yes 

No

Bulk Product Import/Export

Yes 

No

Hierarchy of Categories

Yes 

Yes 

CUSTOMER MANAGEMENT

General

Magento Enterprise 

Odoo Enterprise

Cart Abandonment Tracking

Yes

Yes

Persistent Cart

Yes

Yes

Customer Portal

Yes

Yes

Buy Without Signup

No

Yes

Customer Testimonials

Yes

Yes

Customer Contact Form

Yes

Yes

Customer Order History

Yes

Yes

Customer Specific Prices

Yes

Yes

Live Chat on Website

No

Yes

Affiliates Management

Yes

Add-on

Wish List

Yes

Yes

 SEO (Search Engine Optimization)

General

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

Integrated SEO

Yes

Yes

Inline SEO Suggestions

No

Yes

Optimized URLs

Yes

Yes

Link Tracker

No

Yes

 

 

Magento Enterprise

Odoo Enterprise

MONTHLY PRICING

$1500

$25/user

FREE CLOUD VERSION

No 

Yes

CONTRACT DURATION

Yearly

Yearly

FREE TRIAL

No 

Yes

FREE UPDATES

No

No

UPGRADES TO FUTURE VERSIONS

No

No

HOSTING AND MAINTENANCE

No

No

SUPPORT

Yes

Yes

 

Kesimpulan:
Meskipun Magento tampaknya lebih baik dalam software e-commerce, Odoo adalah pesaing berat bagi Magento. Odoo sangat didukung dengan fitur yang kuat (backend) untuk manajemen bisnis eCommerce. Dari menawarkan platform yang kuat dan stabil untuk memastikan keramahan SEO ke situs web, Odoo melayani dengan fitur manajemen yang hebat.

Jika kebutuhan eCommerce anda sangat terbatas, tanpa banyak integrasi, Magento bisa menjadi pilihan yang baik. Namun, jika anda mencari kemungkinan integrasi yang luas, cobalah Odoo. Dibandingkan dengan Magento, Odoo lebih terbuka untuk integrasi dan penyesuaian. Fungsi Odoo dapat dengan mudah ditingkatkan melalui pengintegrasian aplikasi dengan software pihak ketiga. API Library dan layanan web yang kaya di Odoo menjadikannya praktis hampir semua jenis integrasi Odoo.

Odoo Community tanpa biaya lisensi, Odoo eCommerce akan tetap menjadi pilihan yang layak bagi perusahaan kecil untuk memulai toko online mereka sendiri, tanpa membuat kantong mereka menderita.


Share This Post


Leave a Reply:

0 comments Comments


Be the first to comment